Penting nya makan -makanan sehat

 


Rungkut, Surabaya – Di tengah kesibukan dan tekanan kehidupan modern, konsumsi makanan cepat saji dan instan semakin marak di kalangan masyarakat. Namun, para ahli gizi terus mengingatkan pentingnya kembali menerapkan pola makan sehat untuk menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Data terbaru dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa angka obesitas di Indonesia meningkat secara signifikan dalam lima tahun terakhir. Penyebab utama peningkatan ini adalah gaya hidup yang cenderung sedentari serta konsumsi makanan tinggi gula dan lemak jenuh. Para pakar menekankan perlunya kesadaran masyarakat untuk beralih ke pola makan yang lebih sehat demi mencegah risiko penyakit degeneratif yang kian mengancam, terutama di kalangan usia produktif

 Di tengah maraknya gaya hidup serba cepat dan tingginya konsumsi makanan instan, para pakar kesehatan dan praktisi gizi kembali menegaskan pentingnya menjalani pola makan sehat. Salah satu yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai hal ini adalah Ibu Susi.Dalam wawancara yang di lakukan pada hari rabu (2/4/2025) ke orang tua saya. “ Makanan sehat membantu menjaga berat badan ideal, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah penyakit kronis seperti diabetes, jantung, dan hipertensi, serta mendukung kesehatan mental dan energi harian,", ungkap ibu susi. bu Susi juga memberikan contoh makanan sehat yang bisa dikonsumsi sehari-hari."Contohnya adalah sayur-sayuran hijau, buah-buahan segar, ikan, daging tanpa lemak, telur, kacang-kacangan, biji-bijian utuh seperti oatmeal, dan susu rendah lemak atau alternatif nabati seperti susu almond,"

 Meski manfaatnya sudah banyak diketahui, kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola makan sehat masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah pengaruh iklan makanan cepat saji, kebiasaan konsumsi gula berlebih, serta keterbatasan waktu untuk menyiapkan makanan bergizi di rumah.Kementerian Kesehatan RI mencatat bahwa pada tahun 2024, lebih dari 25% penduduk dewasa di Indonesia mengalami kelebihan berat badan. Jumlah ini meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan satu dekade lalu. Kondisi ini menjadi peringatan bahwa kebiasaan makan masyarakat perlu mendapat perhatian serius.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cafe Arek Lokal, Tempat Nongkrong di Tropodo Sidoarjo yang Usung Nuansa Kekinian

Orang Tua Jadi Garda Terdepan Cegah Bullying: Bangun Kepercayaan, Bukan Ketakutan

Food Junction Grand Pakuwon, Destinasi Kuliner dan Hiburan Favorit Warga Surabaya Barat